31

Firli Bahuri: Isra Mikraj Jadi Simbol Pembersihan Hati dan Jiwa

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan, hari ini, Kamis, 11 Maret 2021, segenap umat muslim di seluruh penjuru dunia khususnya Indonesia, kembali memperingati Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW.

Firli Bahuri mengatakan, Isra merupakan simbol dari misi pembersihan hati dan jiwa sebagai hamba-Nya yang ber-Akhlaqul Karimah seperti Rasulullah SAW, akhlak yang baik dan terpuji dalam suatu norma hubungan antar sesama manusia, dengan Tuhan Yang Maha Esa serta alam semesta.

Adapun Mikraj-nya Nabi Muhammad SAW, kata Firli Bahuri, memiliki makna religi bahwasanya segala sesuatu mulai dari perkataan hingga perbuatan yang kita lakukan didunia fana ini, akhirnya bermuara dan harus dipertanggung jawabkan kepada Allah SWT.

“Isra Mi’raj tidak sekedar petistiwa yang memiliki dimensi kekayaan spiritual, namun syarat dengan pesan-pesan kehidupan untuk mendorong sekaligus mengembangkan peradaban umat manusia,” kata Firli Bahuri dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (11/3/2021).

Firli Bahuri melanjutkan, peradaban yang tentunya mengedepankan aspek keadilan, kedamaian dan kesejahteraan seluruh umat, terbingkai utuh dalam nilai-nilai agama, budaya, moral dan etika serta kesederhanaan dan juga kejujuran.

Esensi lainnya dari Isra Mikraj, lanjut Firli Bahuri, adalah, bagaimana kita sebagai mahluk dan insan beragama dapat menjalankan amar ma’ruf nahi munkar, sebagaimana yang diajarkan serta diperlihatkan oleh Baginda Rasulullah SAW dalam keseharian beliau, semasa hidupnya.

Dalam ilmu bahasa, amar ma’ruf nahi munkar, kata Firli Bahri, memiliki arti yakni menyuruh kepada yang baik, mencegah kejahatan. Terminologi ini sejalan dengan segenap upaya KPK bersama seluruh elemen bangsa dalam pemberantasan korupsi di republik ini, yang menjadi bagian amar ma’ruf nahi munkar.

“Kita sepenuhnya sadar, menegakkan amar ma’ruf nahi munkar dalam setiap upaya pemberantasan korupsi bukan hal yang mudah, apalagi dianggap sebagai persoalan sepele. Dibutuhkan nawaitu (niat) yang tulus mujahadah (kesungguhan) dan istiqomah (konsistensi) serta kerelaan luar biasa untuk memandang segenap upaya pemberantasan korupsi, adalah jalan jihad dan ladang ibadah sebagai bekal diakhirat kelak,” katanya.

Ia mengatakan, doktrin’isy kariman au mut syahidan (hiduplah mulia atau mati syahid) haruslah dimaknai bahwasanya perang memberantas korupsi, adalah perbuatan mulia dan wafat yang disebabkan olehnya adalah mati syahid.

“Semoga spirit Isra’ Mi’raj dapat menuntun segenap anak bangsa di NKRI dalam jihad melawan laten korupsi, demi terwujudnya Indonesia adil, makmur, sejahtera dan bebas korupsi, dari Sabang sampai Merauke, mulai Miangas hingga Pulau Rote,” kata Firli Bahuri.

Sumber: BeritaSatu.com


Firli Bahuri: Isra Mikraj Jadi Simbol Pembersihan Hati dan Jiwa

More Story on Source:

* Source→ *

0

Publication author

offline 4 days

SFi Official

0
Comments: 0Publics: 1667Registration: 11-03-2021